Batas Kemampuan

Dalam melaksanakan sesuatu,kita dituntut untuk selalu bersungguh-sungguh.Tidak boleh setengah-setengah atau bermalas-malas.Sebab,keberhasilan suatu usaha tidak bisa dicapai,kecuali dengan kesungguh-sungguhan.Alangkah ruginya orang yang melaksanakan sesuatu dengan asal-asalan.Sebab,dia akan menyia-nyiakan waktunya karena melakukan hal yang tidak ada hasilnya.

Kesungguh-sungguhan juga harus dimiliki oleh orang yang menginginkan cita-citanya tercapai.Orang yang hanya bercita-cita,tapi tidak bersungguh-sungguh untuk mencapainya,adalah seorang pengangan-angan,seorang pemimpi sejati yang mengharapkan bintang jatuh dari langit.Orang semacam itu tidak pantas untuk hidup di dunia yang penuh persaingan seperti sekarang.

Tapi,sikap sungguh-sungguh atau yang kita namakan dengan bekerja keras,tidak boleh berlebihan kadarnya.Harus melihat batas kemampuan yang kita miliki.Setiap manusia memiliki batas kemampuan yang terdiri dari batas fisik dan batas mental,yang apabila kita melanggarnya,akan menimbulkan efek negatif yang besar.

Batas fisik,berarti ambang batas kemampuan manusia untuk beraktiftas secara fisik.Seperti kemampuan bekerja,kemampuan manusia untuk bekerja rata-rata 12 sampai 14 jam,dengan diselingi istirahat.Apabila kita terus menerus bekerja tanpa istirahat,atau dengan sedikit istirahat,bisa saja kita akan tertimpa kelelahan yang amat sangat,yang bisa membahayakan nyawa kita.

Sedangkan batas mental adalah ambang batas manusia menerima tekanan secara mental.Contohnya,orang yang secara mental lemah,tidak bisa menerima kegagalan dan tekanan yang bersifat negatif lainnya,tidak pantas beraktifitas sebagai pebisnis,caleg dan pekerjaan yang lainnya yang sifatnya menang kalah.Sebab,andaikan mengalami kegagalan dan kemudian menyisakan tanggungan seperti hutang,dikhawatirkan mentalnya tidak kuat untuk menerimanya.Hingga bisa berakibat stress,depresi,kegilaan bahkan bunuh diri.

Kita harus menyadari,tubuh kita mempunyai hak.Mental kita juga mempunyai hak.Tidak boleh kita membebaninya terlalu keras.Seperti mesin,apabila dibebani terlalu keras,akan cepat rusak,apalagi manusia.

Jika ada yang bertanya,mengapa ada orang yang bisa melawan batas kemampuannya dan tidak ada sesuatu yang terjadi pada dirinya,maka saya jawab: Sebenarnya yang dia lawan bukan batas kemampuan yang dia miliki,akan tetapi Asosiasi atau Persepsi tentang batas kemampuan itu.Asosiasi atau Persepsi inilah yang memberi gambaran yang berbeda dengan yang sebenarnya.Dengan kemampuan dan kepercayaan yang dia miliki,dia hancurkan paradigma yang bercokol di kepalanya dan menemukan bahwa ambang batas kemampuannya masih jauh.

Sebagai penutup,saya hanya mengingatkan,bahwa dalam melakukan sesuatu atau mencita-citakan sesuatu harus secara moderat.Tidak menyepelekannya sehingga asal-asalan,juga tidak mengerjakannya secara keras,dengan melupakan bahwa kita memilki batas kemampuan.Sikap pertengahan adalah sikap orang yang bijaksana.

Notes : Maaf,beberapa minggu terakhir ini internetnya eror.Jadi belum sempat membalas koment nya.Untuk mas Nugraha,terima kasih atas award nya.Dan bagi yang ingin tukar link,masukkan saja blog ini ke blogroll anda,kemudian beritahukan via Coment.Insya Allah akan saya link balik.Terima kasih.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?


31 Responses to “Batas Kemampuan”

  1. terima kasih kawan masukkannya, tetapi aku akan memaksakan diri agar bisa melewati batas kemampuanku…. :)

  2. Diatas batas kemampuan itu adalah berserah diri kepada Yang Maha Kuasa…

  3. setuju dengan mas danieal kemungkinan ini batas paling akhir diatas semua batas
    he he he salam kenal dunks

  4. salm kenal.. tulisan yang bagus..

  5. berusaha sebatas kemampuan dan biarkan tangan tuhan yg menyelesaikannya :)

  6. Tetap berusaha hingga sampai titik uang terakhir.

  7. Aku akan menjadi lebih kuatt…(naruto)

  8. Postingan terakhir MNXZone
    6 KIAT MENUJU SUKSES

  9. Beberapa orang justru merasa lebih hidup jika bisa melampaui batas kemampuannya, semacam uji nyali begitulah.

  10. tapi kadang mencoba untuk melawan batas kemampuan juga bagus kok~ :)

  11. Yang paling penting tetap usaha! Salam!

  12. Nice article…thx udah mampir. Salam kenal n keep blogging

  13. Trimakasi atas motivasi dan semangatnya… hmm memang seharusnya semua ga boleh dilakukan setengah2 jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal :)

  14. nice posting… dalam m’jalankan s’suatu memang harus b’sungguh2 karna kemampuan bisa di asah dan yang pnting itu adalah niat,. and the rest..berserah diri pd Yang Maha Kuasa

    Met pagi and lam kenal yach… :)

  15. berusahalah dengan segala kelebihan (bukan kekurangan) yang kita punya (tentu disertai doa)…when there is a will there is always a way.. jika telah pada titik maksimal, serahkan segala urusan padaNya, biarkan Ia menyelesaikan sisanya…

  16. manusia itu memang memiliki banyak keterbatasan. tapi tak lantas kita berhenti berusaha karena terbatasnya kemampuan diri :)

  17. breakthrough…
    yes,mantap postingannya..
    sorry aku lg jrg OL jg..

  18. @nda
    kalo disini habis dibenerin kompinya,hehehe

  19. Sangat inspiratif… Salam kenal ya mas.

  20. @ps
    salam kenal kembali mas

  21. Jangan lupa juga membaca artikel artikel Islam yang lain.
    Tks, telah berkunjung ke blogku.. ditunggu komment berikutnya

  22. setuju. jangan menentukan batas yang tak realistis. nice post!

  23. [...] Pengamatan menunjukkan, kesedihan dapat muncul sejak awal dan perlahan menghilang sejalan dengan kemampuan menerima situasi.  Juga, orang tidak perlu harus melalui semua tahapan untuk dapat pulih dari [...]

  24. TETAP SEMANGAT DALAM BERKARYA

  25. Salam ACTION !!! & TETAP SEMANGAT DALAM BERKARYA

  26. How soon will you update your blog? I’m interested in reading some more information on this issue.

  27. numpang lewat dan baca2 hem bagus2 bget postinganya

  28. trims kunjungannya

  29. JudUL skripSi sy jg brkaiTan dgn kemAmpuan.
    Jd lbh pgen tau kmpuan it mengandung bnyk devinisi.
    Tp msh bgun kmpuan yg d mksud dlm matematika it ap?

  30. Tulisan yang bagus..
    Manusia diciptakan sebagai makhluk yang sempurna..
    setiap manusia diberikan kemampuan untuk memilih, membuat batas kemampuan……
    atau membiarkan diri tanpa batas….
    bersatu dengan harapan dan menyerahkan segalanya kepada Sang Penggenggam Alam..

  31. I see the article quiet critical. Thanks for sharing anyways, nice to hear different opinions on that topic.

Leave a Reply